Selamatkan Motor, Mantan Kepala Desa Kaloling Bergumul Pencuri

BANTAENG, FT — Pelaku percobaan pencurian dan kekerasan berhasil diamankan polisi setelah digagalkan oleh tuan rumah. Aksi tersebut terjadi di Dusun Kaloling, Desa Kaloling, Kecamatan Gantarangkeke, Kabupaten Bantaeng, Kamis (15/10/2026).
Ceritanya, ada dua orang terduga pelaku yang diketahui memiliki hubungan ayah dan anak. Keduanya beraksi di rumah H Abdul Rahman sekitar pukul 03.00 Wita. Ketika mendengar suara mencurigakan, Rahman.
Kepada FajarTimur.id, Rahman menuturkan, dua orang terduga pencuri mengincar motor miliknya. “Entah diapakan setir motor Yamaha Fino warna merah milik milik saya dengan nomor polisi DD 3133 FF, sehingga mengeluarkan bunyi yang membuat saya terbangun”, tuturnya, Sabtu (17/10/2026).
Menurutnya, ketika terbangun, dia mengintip melalui jendela depan. Dia melihat ada dua orang mencurigakan. Dia lalu mengambil baju, celana, dan mengenakan songkoknya.

Setelah itu, dia membuka pintu kamar tidurnya. ‘Mungkin keduanya mendengar suara pintu kamar tidur saya terbuka, sehingga tidak membawa pergi motor saya”, ucapnya.
Rahman tidak langsung membuka pintu utama rumahnya. Dia kembali mengintip melalui jendela kacanya. Dilihatnya media orang tersebut bersembunyi di samping mobil yang terparkir bersama motor di garasi.
• Kemarau Panjang, Bupati Bantaeng Shalat Istisqa Bersama Masyarakat
• Bupati Tekankan Pentingnya Peran Pemuda Dalam Pembangunan Daerah
• Angin Kencang Merusak Rumah dan Fasilitas Umum di Bantaeng
• Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Sat Reskrim Polres Bantaeng Giat Patroli Malam
• BBM Langka, Pemkab Bantaeng Terbitkan Surat Edaran Pembelajaran Daring
Rahman menanti beberapa saat. Setelah yakin kalau motornya mau digondol oleh kedua orang tersebut, diap kemudian membuka pintu keluar dan mengejar kedua pencuri tersebut seorang diri.
“Saya keluar dan langsung mengejar keduanya sambil berteriak “pencuri” . Saya berhasil merangkul leher terduga pelaku pertama dan saya bergumul”, ungkapnya.
Ironisnya, kata dia, dirinya sudah bergumul dengan salah seorang pencuri selama sekitar 10 menit, tapi belum ada tetangganya yang turun membantu. “Saya bergumul dengan bapaknya itu pencuri karena anaknya berlari jauh meninggalkan kami berdua. Bapaknya berteriak panggil anaknya. Anaknya pun datang membantu memukul saya dari belakang dengan tinju”, bebernya.
Lanjut ke halaman 2 ………………….
