FT
FAJAR TIMUR
AKURAT • BERIMBANG • TERPERCAYA
TRENDING NOW Rekomendasi DPRD Terjawab, Rapat Pengurus Masjid Agung Dilaksanakan • Kisruh SK Pengurus Masjid Agung Berlanjut, Dewan Ancam tak Bahas APBD Pokok • Hari Ini Batal Aksi ke DPRD, Warga dan Jamaah Masjid Agung Syekh Abdul Gani Atur Strategi • MUI Bantaeng Latih Kompetensi Da'i Menuju Dakwah Wasathiyah • Massa KALBA dan GPPM Minta Pencuri Bertobat • KALBA dan GPPM Minta Pencuri Bertobat • Soal Kepengurusan Masjid Agung Syekh Abdul Gani, Warga Bissampole Ancam Aksi Damai • Video RDP DPRD Aktivis - Direktur PDAM • Aktivis PDAM Tuding Oknum Pejabat PDAM Pakai Ijazah Palsu • Bupati Ikuti Verifikasi Penyelenggaraan Pengarusutamaan Gender • ?>
JADWAL JADWAL SHALAT HARI INI • Memuat...

Rekomendasi DPRD Terjawab, Rapat Pengurus Masjid Agung Dilaksanakan

, 5 November 2026 - 11:31 WITA

BANTAENG, FT — Polemik SK Kepengurusan Masjid Syekh Abdul Gani Bantaeng yang telah berlangsung selama berbulan-bulan, akhirnya menemui titik terang. Hal ini diapresiasi oleh salah seorang tokoh agama Bissampole, Syarif Hidayat, melalui unggahannya di media sosial.

Tokoh yang satu ini aktif mengawal perjuangan Forum Jamaah Masjid Agung dan masyarakat Bissampole. Dia hampir tidak pernah absen di semua acara pertemuan pencarian solusi untuk menjaga tradisi. Mulai dari pertemuan terbatas hingga menjadi salah satu pembicara di dalam RDP DPRD

Dalam RDP, dia memainkan peranan penting selaku salah satu pembicara. Dengan nada tegas dan terukur, dia menyoal perubahan SK Kepengurusan tanpa melalui forum musyawarah dengan seluruh pengurus. Padahal RDP kedua, dia bersama rekan-rekannya tidak memberi peluang kepada Nurdin Situju selaku Kepala Bagian Kesra yang mewakili Pemkab Bantaeng.

Semangatnya berapi-api memperjuangkan dan mempertahankan tradisi jamaah dan masyarakat Bissampole sesuai perjanjian lisan pada waktu perencanaan pembangunan masjid Agung Syekh Abdul Gani. Dimana, saat itu, Masjid Ruhul Amin yang kini bersebelahan dengan Masjid Agung, merupakan kebanggaan masyarakat Bissampole yang memiliki tradisi dalam melaksanakan syariat Islam.

Kala itu, terjadi kesepakatan antara pemerintah kabupaten bersama tokoh masyarakat dan tokoh agama, serta jamaah Masjid Ruhul Amin, bahwa tradisi yang sudah turun temurun dilaksanakan di Masjid Ruhul Amin, itu yang akan dilaksanakan di Masjid Agung. Bahkan, kata dia, jamaah dan masyarakat Bissampole rela meniadakan shalat Jumat di Majid Ruhul Amin.

Berangkat dari sekelumit latar belakang keberadaan Masjid Agung Syekh Abdul Gani, tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat kekeh mempertahankan tradisi dari Masjid Ruhul Amin. Mereka tidak menghendaki adanya pihak atau oknum tertentu yang mencoba mengusik tradisi tersebut.

Penanggung jawab Forum Jamaah, Ahmad Azhar, bahkan beranda keras di dalam RDP pada hari Selasa (03/11/2026) kemarin. Dia dengan tegas menyatakan, apabila ada penceramah yang coba mengusik tradisi mereka, maka jamaah akan bertindak, menyetop sang penceramah. “Jangan salah kami kalau kami bertindak”, serunya.

Upaya Forum Jamaah dan Masyarakat membuahkan hasil dengan terbitnya Surat Konfirmasi Rekomendasi Rapat Dengar Pendapat DPRD, Nomor 400/53/kesra Tanggal 4 November 2026 yang ditanda tangani PJ. Sekda Bantaeng, Muhammad Tafsir. Surat yang ditujukan kepada Ketua DPRD ini mengagendakan Rapat Musyawarah Pengurus Masjid Agung Syekh Abdul Gani Bantaeng, yang dijadwalkan tanggal 12 November 2026, bertempat di Majid Agung Syekh Abdul Gani.

Terkait surat Pj. Sekda tersebut, melalui WhatsApp, Kamis (05/11/2026), Syarif Hidayat menyatakan menyambut baik niat pemerintah. Meski kata dia, sangat disayangkan karena terlambat menjawab rekomendasi DPRD. “Saya kira, kita perlu menyambut baik niat pemerintah karena sudah merespon rekomendasi DPRD walau terkesan terlambat”, ujarnya.

Sekadar diketahui, DPRD mengeluarkan Rekomendasi yang ditujukan kepada Bupati Bantaeng pada tanggal 12 Oktober 2026. Berarti nyaris sebulan baru ada jawaban atas rekomendasi Dewan tersebut.

Ditambahkan Syarif Hidayat, dengan adanya jawaban dari pemerintah atas rekomendasi DPRD Bantaeng, semoga musyawarah berjalan sesuai harapan masyarakat, terkhusus Forum Jamaah dan masyarakat Bissampole. (wam/ft)

 

 

Bagi: