FT
FAJAR TIMUR
AKURAT • BERIMBANG • TERPERCAYA
TRENDING NOW Bupati Tekankan Pentingnya Peran Pemuda Dalam Pembangunan Daerah • PKK Bantaeng Aktif, Angka Stunting Turun Jadi 5,8 Persen • Ketua TP PKK Buka Seminar Reproduksi dan Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak • FAP Kamtibmas KALBA dan GPPM Konsolidasi Wujudkan Rasa Aman dari Pencuri • Kelompok Tani Matahari Bonto Manai Terima Mesin Pengering Jagung dari Kementerian Pertanian • Cegah Abrasi, Jajaran Polres Bantaeng Tanam Mangrove di Bombong • BPS Bantaeng Temukan Kekeliruan Data PKH • Pj Sekda Serahkan Rp 28.200.000 BLT Cukai Tembakau Kepada 47 Lansia dan Penyandang Disabilitas • Bupati Bantaeng di Hari Santri: Lanjutkan Perjuangan Ulama dengan Karya Nyata • Bupati Bantaeng Sambut 119 Siswa Athirah, Ternyata Alumni Athirah Juga • ?>
JADWAL JADWAL SHALAT HARI INI • Memuat...

Kemarau Panjang, Petani di Bantaeng Gagal Panen

, 8 Oktober 2026 - 20:22 WITA

‎BANTAENG, FT — Dampak kemarau panjang sangat dirasakan oleh petani dan peternak, khususnya di Kabupaten Bantaeng, Provinsi Sulawesi Selatan.

‎Muhammad Ishak Hasan, tokoh masyarakat yang berprofesi sebagai petani, beralamat di Jalan Hasanuddin, Kelurahan Bonto Rita, Kecamatan Bissappu, mengatakan padi yang ditanam di sawahnya gagal panen. “Sawah saya gagal panen”, akunya, Kamis (08/10/2026).

‎Menurutnya, bukan hanya dia mengalami kerugian karena gagal panen, tapi semua yang bertetangga dengan sawah milikinya juga terdampak. “Semua yang satu area dengan sawah saya gagal panen”, ujarnya.

‎Petani lainnya, Misi, warga Tala-tala, Kelurahan Bonto Rita, mengungkapkan bahwa sejumlah petani yang tergabung dalam beberapa kelompok tani, mengalami gagal panen.

‎Kata dia, hanya sebagian kecil yang berupaya mengairi sawahnya menggunakan mesin pompa air bertenaga listrik. “Ada petani yang membeli mesin sendiri untuk mengangkat air dari sumur bor kemudian dialirkan ke sawahnya”, terangnya.

‎Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bantaeng, Mahyuddin, mengatakan, sekitar 662,04 hektar sawah terancam gagal panen.

‎

Bagi:
WA FB X IG TikTok