FT
FAJAR TIMUR
AKURAT • BERIMBANG • TERPERCAYA
TRENDING NOW Bupati Tekankan Pentingnya Peran Pemuda Dalam Pembangunan Daerah • PKK Bantaeng Aktif, Angka Stunting Turun Jadi 5,8 Persen • Ketua TP PKK Buka Seminar Reproduksi dan Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak • FAP Kamtibmas KALBA dan GPPM Konsolidasi Wujudkan Rasa Aman dari Pencuri • Kelompok Tani Matahari Bonto Manai Terima Mesin Pengering Jagung dari Kementerian Pertanian • Cegah Abrasi, Jajaran Polres Bantaeng Tanam Mangrove di Bombong • BPS Bantaeng Temukan Kekeliruan Data PKH • Pj Sekda Serahkan Rp 28.200.000 BLT Cukai Tembakau Kepada 47 Lansia dan Penyandang Disabilitas • Bupati Bantaeng di Hari Santri: Lanjutkan Perjuangan Ulama dengan Karya Nyata • Bupati Bantaeng Sambut 119 Siswa Athirah, Ternyata Alumni Athirah Juga • ?>
JADWAL JADWAL SHALAT HARI INI • Memuat...

Bupati Bantaeng Panen Perdana Padi Genjah dan Jagung

, 28 Januari 2026 - 21:10 WITA

BANTAENG, Fajar Timur — Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, menghadiri kegiatan Panen Perdana Penangkaran Padi Genjah dan Jagung dalam rangka pendampingan perbenihan padi guna mendukung kemandirian dan swasembada pangan di Kabupaten Bantaeng.

Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara Dinas Pertanian Kabupaten Bantaeng dan Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin (Unhas) Tahun Anggaran 2025 yang dilaksanakan di Jalan Lingkar Barat, samping Kantor KPU Bantaeng, Rabu (28/01/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Bantaeng menyampaikan bahwa kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Bantaeng dan Universitas Hasanuddin bukanlah hal baru melainkan kelanjutan dari kolaborasi yang telah terjalin sejak lama.

“Produksi pertanian kita mulai mengalami penurunan sejak tahun 2017, baik padi, jagung, bawang maupun sayur-sayuran. Setelah ditelusuri sejak 2012 hingga 2017 kita sudah didampingi oleh Unhas. Pendampingan tersebut tidak hanya soal bibit tetapi juga mencakup pengendalian hama dan penyakit, pola dan musim tanam serta pemilihan varietas yang tepat”, jelasnya.

Bupati juga mencontohkan keberhasilan nyata dari kerja sama tersebut salah satunya pada komunitas kentang. Kabupaten Bantaeng berhasil membangun laboratorium kultur jaringan sejak tahun 2013–2014 dan mampu memproduksi bibit kentang sendiri bahkan hingga dipasarkan ke luar daerah.

Hal serupa juga dilakukan pada komunitas bawang merah dengan menghasilkan varietas unggulan baru bernama Lokana yang memiliki ukuran lebih besar, aroma khas serta keunggulan penggunaan pestisida yang lebih sedikit.

“Ke depan, salah satu visi dan misi Kabupaten Bantaeng adalah menjadi kabupaten benih berbasis teknologi”, tegas Bupati.

Halaman: 1 2
Bagi:
WA FB X IG TikTok