FT
FAJAR TIMUR
AKURAT • BERIMBANG • TERPERCAYA
TRENDING NOW Video Warga dari Jembatan Panaikang Bantaeng • Suara Warga dari Proyek Jembatan Panaikang • 19 Atlet Tenis Bantaeng Ikut Kejurnas IMTC • Bupati Tekankan Pentingnya Peran Pemuda Dalam Pembangunan Daerah • PKK Bantaeng Aktif, Angka Stunting Turun Jadi 5,8 Persen • Ketua TP PKK Buka Seminar Reproduksi dan Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak • FAP Kamtibmas KALBA dan GPPM Konsolidasi Wujudkan Rasa Aman dari Pencuri • Kelompok Tani Matahari Bonto Manai Terima Mesin Pengering Jagung dari Kementerian Pertanian • Cegah Abrasi, Jajaran Polres Bantaeng Tanam Mangrove di Bombong • BPS Bantaeng Temukan Kekeliruan Data PKH • ?>
JADWAL JADWAL SHALAT HARI INI • Memuat...

Rider Muslim Bantaeng Dukung Institusi Polri di Bawah Presiden

, 28 Januari 2026 - 20:48 WITA
Oplus_131072

BANTAENG, Fajar Timur — Komunitas Rider Muslim Bantaeng (RMB), menyatakan dukungannya terhadap eksistensi institusi Kepolisian Republik Indonesia (Polri) di bawah Presiden.

Penegasan ini disampaikan Ketua RMB, Taufik Akbar, SE, Rabu (28/01/2026). Alasannya, Polri merupakan bagian dari sistem ketatanegaraan yang sah.

“Institusi Polri merupakan bagian dari sistem ketatanegaraan yang sah dan perlu didukung oleh seluruh elemen masyarakat, termasuk komunitas Rider Muslim Bantaeng”, tegasnya.

Menurutnya Polri di bawah Presiden adalah ketentuan konstitusional. “Kami mendukung Polri agar tetap profesional, transparan dan berpihak pada kepentingan rakyat dalam penegakan hukum”, ujarnya.

Dipaparkan Taufik, selama ini, keberadaan Polri telah membuktikan terwujudnya stabilitas keamanan dan ketertiban sebagai prasyarat penting bagi keberlangsungan pembangunan nasional, serta pelaksanaan kebijakan sosial yang berpihak kepada masyarakat luas.

Ia mengajak kepada seluruh komunitas, khususnya KMB, agar ikut berperanserta dalam memberikan kritik dan masukan yang objektif dan konstruktif terhadap kinerja aparat penegak hukum.

“Kami mengajak teman-teman yang tergabung didalam suatu perkumpulan, khususnya Komunitas Muslim Bantaeng, agar turut serta berkontribusi dengan cara memberikan masukan yang objektif dan konstruktif terhadap kinerja aparat penegak hukum”, urainya.

Dijelaskannya, dukungan yang dimaksud bukan berarti tidak melakukan kritikan. “Kita tetap melakukan kritikan kalau ada hal-hal yang menyimpang dari regulasi yang ada. Artinya, fungsi kontrol sosial tetap jalan, tapi harus secara santun, berbasis data, serta berorientasi pada perbaikan kedepannya”, jelas Ketua RMB.

Bagi:
WA FB X IG TikTok