FT
FAJAR TIMUR
AKURAT • BERIMBANG • TERPERCAYA
TRENDING NOW Bupati Tekankan Pentingnya Peran Pemuda Dalam Pembangunan Daerah • PKK Bantaeng Aktif, Angka Stunting Turun Jadi 5,8 Persen • Ketua TP PKK Buka Seminar Reproduksi dan Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak • FAP Kamtibmas KALBA dan GPPM Konsolidasi Wujudkan Rasa Aman dari Pencuri • Kelompok Tani Matahari Bonto Manai Terima Mesin Pengering Jagung dari Kementerian Pertanian • Cegah Abrasi, Jajaran Polres Bantaeng Tanam Mangrove di Bombong • BPS Bantaeng Temukan Kekeliruan Data PKH • Pj Sekda Serahkan Rp 28.200.000 BLT Cukai Tembakau Kepada 47 Lansia dan Penyandang Disabilitas • Bupati Bantaeng di Hari Santri: Lanjutkan Perjuangan Ulama dengan Karya Nyata • Bupati Bantaeng Sambut 119 Siswa Athirah, Ternyata Alumni Athirah Juga • ?>
JADWAL JADWAL SHALAT HARI INI • Memuat...

Pendekatan Humanis, Satpol PP Tertibkan PKL di Pasar

, 20 Oktober 2026 - 19:36 WITA

BANTAENG, FT — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kabupaten Bantaeng, melakukan penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL). Penertiban ini berlangsung di dua lokasi, yakni, Pasar Lama (eks pasar Sentral) dan Pasar Baru (Pasar Sentral sekarang), Selasa (20/10/2026).

Plt Kepala Satpol, Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Bantaeng, Mursalim Kr Sila, mengatakan, penertiban ini dilakukan melalui pendekatan Humanis. Kata dia, kita tidak mau ada kesan negatif di mata masyarakat. “Saya tekankan kepada anggota yang bertugas untuk tidak bertindak arogan”, katanya.

Sebenarnya, kata dia, penertiban ini sudah lama direncanakan. Namun karena berbagai pertimbangan, penertiban ditunda. “Sudah lama kami rencanakan. Tapi ada beberapa pertimbangan kemanusiaan sehingga baru hari ini terlaksana”, ujarnya.

Mengenai alasan melakukan penertiban tersebut, kata dia, selain berdasarkan regulasi, juga banyak pengaduan masyarakat, terutama pengguna jalan, yang meminta agar PKL ditertibkan. Pasalnya, PKL tersebut menggelar dagangannya hingga masuk ke badan jalan.

 

Kasat menambahkan, selama penertiban berlangsung, tidak ada yang mengajukan keberatan dari para pedagang. “Alhamdulillah, para pedagang rela lapak dagangannya ditertibkan. Ini menandakan bahwa, dalam melakukan penertiban tidak harus dengan paksaan dan kekerasan. Kita memang tegas dalam aturan tapi bijak dalam bertindak”, pungkasnya.

Bagi:
WA FB X IG TikTok