FT
FAJAR TIMUR
AKURAT • BERIMBANG • TERPERCAYA
TRENDING NOW Bupati Tekankan Pentingnya Peran Pemuda Dalam Pembangunan Daerah • PKK Bantaeng Aktif, Angka Stunting Turun Jadi 5,8 Persen • Ketua TP PKK Buka Seminar Reproduksi dan Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak • FAP Kamtibmas KALBA dan GPPM Konsolidasi Wujudkan Rasa Aman dari Pencuri • Kelompok Tani Matahari Bonto Manai Terima Mesin Pengering Jagung dari Kementerian Pertanian • Cegah Abrasi, Jajaran Polres Bantaeng Tanam Mangrove di Bombong • BPS Bantaeng Temukan Kekeliruan Data PKH • Pj Sekda Serahkan Rp 28.200.000 BLT Cukai Tembakau Kepada 47 Lansia dan Penyandang Disabilitas • Bupati Bantaeng di Hari Santri: Lanjutkan Perjuangan Ulama dengan Karya Nyata • Bupati Bantaeng Sambut 119 Siswa Athirah, Ternyata Alumni Athirah Juga • ?>
JADWAL JADWAL SHALAT HARI INI • Memuat...

Bupati Bantaeng Siap Selaraskan Program Gubernur Sulsel

, 2 Mei 2026 - 11:31 WITA

MAKASSAR, Fajar Timur — Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RPJMD 2025–2029 dan Musrenbang RKPD 2026 Provinsi Sulawesi Selatan yang digelar di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel, Kamis (30/04/2026).

Kegiatan yang dibuka langsung Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman ini, turut dihadiri Deputi Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Bappenas RI, Pungkas Bahjuri Ali, unsur Forkopimda, serta para kepala daerah se-Sulawesi Selatan.

Andi Sudirman Sulaiman menegaskan bahwa selama lebih dari satu tahun terakhir, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan konsisten mengarahkan kebijakan pembangunan melalui skema multiyears project (MYP) senilai Rp2,7 triliun pada sektor infrastruktur jalan, pembangunan irigasi, dan dua rumah sakit regional.

“Selain pembangunan infrastruktur, intervensi sosial juga terus diperkuat. Program-program seperti penanganan stunting, layanan kesehatan bergerak, hingga subsidi transportasi menjadi fokus utama dalam upaya mengurangi disparitas antarwilayah.
Di sektor ekonomi, pemerintah mendorong penguatan pertanian dan perikanan melalui program berbasis produktivitas dan hilirisasi, ” katanya.

Sementara itu, digitalisasi pendidikan, pemberdayaan UMKM, penguatan desa mandiri, serta perlindungan sosial juga menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia menambahkan, tahun 2027 akan menjadi fase akselerasi, di mana seluruh program yang telah dirancang tidak hanya berjalan, tetapi juga harus memberikan dampak nyata dan terukur bagi masyarakat.

“Musrenbang RKPD 2027 bukan sekadar forum perencanaan, tetapi menjadi ruang untuk memastikan setiap kebijakan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.

Sementara Bupati Bantaeng Uji Nurdin menilai, Musrenbang RPJMD 2025–2029 dan Musrenbang RKPD 2026 Provinsi Sulawesi Selatan sangat penting dalam memastikan keselarasan program pembangunan daerah dengan kebijakan Provinsi dan Nasional.

“Kita harus memastikan keselarasan program dan komitmen demi mewujudkan Sulawesi Selatan yang maju dan berkarakter, terkhusus di daerah kita masing-masing,” pungkasnya.

Bagi:
WA FB X IG TikTok