FT
FAJAR TIMUR
AKURAT • BERIMBANG • TERPERCAYA
TRENDING NOW Bupati Tekankan Pentingnya Peran Pemuda Dalam Pembangunan Daerah • PKK Bantaeng Aktif, Angka Stunting Turun Jadi 5,8 Persen • Ketua TP PKK Buka Seminar Reproduksi dan Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak • FAP Kamtibmas KALBA dan GPPM Konsolidasi Wujudkan Rasa Aman dari Pencuri • Kelompok Tani Matahari Bonto Manai Terima Mesin Pengering Jagung dari Kementerian Pertanian • Cegah Abrasi, Jajaran Polres Bantaeng Tanam Mangrove di Bombong • BPS Bantaeng Temukan Kekeliruan Data PKH • Pj Sekda Serahkan Rp 28.200.000 BLT Cukai Tembakau Kepada 47 Lansia dan Penyandang Disabilitas • Bupati Bantaeng di Hari Santri: Lanjutkan Perjuangan Ulama dengan Karya Nyata • Bupati Bantaeng Sambut 119 Siswa Athirah, Ternyata Alumni Athirah Juga • ?>
JADWAL JADWAL SHALAT HARI INI • Memuat...

Aliyah Muhammadiyah Swasta Pertama Raih Akreditasi A di Bantaeng

, 10 Januari 2026 - 09:01 WITA

BANTAENG, Fajar Timur — Madrasah Aliyah Muhammadiyah Bantaeng merupakan salah satu dari lima sekolah yang meraih Akreditasi A.

Kepala Madrasah Aliyah Muhammadiyah Bantaeng, H Salahuddin SR, Selasa (30/12), menuturkan, sekolah yang dipimpinnya adalah satu-satunya sekolah lanjutan atas yang berstatus swasta meraih peringkat Akreditasi A.

Diungkapkannya, empat sekolah lainnya yang menyandang Akreditasi A di Bantaeng, yakni, SMA Negeri 1, SMA Negeri 4, SMK Negeri 1, dan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Dampang.

Salahuddin mengungkapkan, untuk mencapai peringkat tersebut, pihaknya sudah lama mempersiapkan diri. “Sejak dua tahun lalu, kami sudah mempersiapkan semua persyaratan menuju akreditasi A”, akunya.

Namun, kata dia, pada waktu itu belum dibuka peluang menuju predikat tersebut. “Berkas dan persyaratan pendukung lainnya tetap kami perbarui menyesuaikan persyaratan yang ditetapkan oleh tim penilai”, urainya.

Dipaparkannya, sejak berstatus sebagai Madrasah Aliyah pada tahun 1983 (sebelumnya, Madrasah Muallimin Muhammadiyah, red) sampai sekarang, sekolah ini menyandang predikat Akreditasi C.

Diakui Salahuddin, pencapaian tersebut berkat kerjasama yang baik antar tenaga pengajar, antara guru dengan orang tua siswa, serta antara sekolah dengan komite.

Adapun pendukung prasarana pembelajaran yang tersedia saat ini, yaitu, televisi digital untuk semua kelas, laboratorium (komputer, bahasa dan IPA).

Selain itu, tambah dia, di sekolah sudah lama memberlakukan absensi guru dan siswa berbasis digital. “Kami mengoptimalkan pemanfaatan teknologi. Selain absensi, sekolah kami memiliki website yang bisa diakses kapan dan dimanapun”, imbuhnya. (*)

Bagi:
WA FB X IG TikTok