Massa Kalba dan GPPM Bergerak Datangi Rumah Pencuri

BANTAENG, FT — Sekitar 300-an massa yang FAP-KALBA dan GPPM Kabupaten Bantaeng, membuktikan pernyataannya, bahwa akan beraksi mencari keberadaan MA (30) terduga kasus pencurian.
Sebelumnya telah diberitakan, dua orang terduga pencuri menyatroni rumah H Abdul Rahman, mantan Kepala Desa Kaloling. Keduanya mengincar sepeda motor Yamaha Fino. Satu di antaranya, yakni JUM (65) yang merupakan ayah kandung dari MA, berhasil ditangkap oleh Rahman melalui pergumulan sengit.
Beberapa saat setelah JUM tertangkap dan para tetangga mulai berdatangan, MA langsung kabur dari TKP. Kebetulan, Rahman adalah salah seorang tokoh massa FAP Kalba, sehingga anggota kelompok massa berdatangan ke rumahnya dan mendesak untuk melakukan aksi.
Pada Senin (19/10/2026), massa Kalba ditambah massa GPPM (Gerakan Peduli Pembinaan Masyarakat), berkumpul di Kaloling, di sekitar kediaman Rahman. Pukul 08.00 Wita, massa bergerak dari Desa Kaloling menuju Baju Minasa, lanjut Layoa, Papan Loe.

Di Papan Loe, massa berhenti dan langsung menyasar kediaman MA yang berada di tengah kebun, jauh dari keramaian. Hanya saja, rumah MA dalam keadaan kosong. “MA tidak ditemukan. Rumahnya kosong. Informasi yanh kami dapat, istri MA Kabid tadi malam membawa beberapa barangnya”, tutur Rahman.
Karena tidak berhasil menemukan terduga pelaku, massa melanjutkan perjalanannya menuju Desa Baruga. Kemudian memutar kota Bantaeng melalui jalan poros nasional melintasi Desa Borong Loe lalu berbelok kembali ke tempat semula.
• Kebakaran di Bonto Loe Tewaskan Nenek 70 Tahun
• Kelompok Tani Matahari Bonto Manai Terima Mesin Pengering Jagung dari Kementerian Pertanian
• Terduga Pencuri Kabur, GPPM dan FAP Kalba Siap Beraksi
• Kemarau Panjang, Bupati Bantaeng Shalat Istisqa Bersama Masyarakat
• Kadis Pertanian Bantaeng Jamin Jatah Pupuk Sesuai RDKK
Hasanuddin,.inisiator FAP Kalba, sebelum bergerak, mengimbau agar massa tetap mentaati peraturan yang berlaku di negara kita. Artinya, kalau terduga pelaku ditemukan, tidak boleh main hakim sendiri tapi langsung diserahkan ke pihak berwajib.
Dia juga mengingatkan, anggota massa yang merokok agar tidak membuang puntung rokok sembarangan untuk menghindari bahaya kebakaran. “Kalau mau merokok, silahkan sebelum kita bergerak. Saya minta jangan membuang sampah sembarangan”, ujarnya.
Rahman menambahkan, tujuan pergerakan massa ini adalah untuk membantu polisi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
