FT
FAJAR TIMUR
AKURAT • BERIMBANG • TERPERCAYA
TRENDING NOW Video Warga dari Jembatan Panaikang Bantaeng • Suara Warga dari Proyek Jembatan Panaikang • 19 Atlet Tenis Bantaeng Ikut Kejurnas IMTC • Bupati Tekankan Pentingnya Peran Pemuda Dalam Pembangunan Daerah • PKK Bantaeng Aktif, Angka Stunting Turun Jadi 5,8 Persen • Ketua TP PKK Buka Seminar Reproduksi dan Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak • FAP Kamtibmas KALBA dan GPPM Konsolidasi Wujudkan Rasa Aman dari Pencuri • Kelompok Tani Matahari Bonto Manai Terima Mesin Pengering Jagung dari Kementerian Pertanian • Cegah Abrasi, Jajaran Polres Bantaeng Tanam Mangrove di Bombong • BPS Bantaeng Temukan Kekeliruan Data PKH • ?>
JADWAL JADWAL SHALAT HARI INI • Memuat...

Kemarau Panjang, Bupati Bantaeng Shalat Istisqa Bersama Masyarakat

, 29 Agustus 2026 - 10:34 WITA

BANTAENG, Fajar Timur — Menghadapi kemarau berkepanjangan yang berdampak pada sejumlah wilayah di Kabupaten Bantaeng, Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin didampingi Wakil Bupati Bantaeng, H. Sahabuddin bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Bantaeng menggelar Shalat Istisqa secara berjamaah di Lapangan Lompo Battang, Kabupaten Bantaeng, Jumat (28/08/2026).

Shalat Istisqa merupakan shalat sunnah yang dilaksanakan sebagai bentuk ikhtiar dan doa bersama untuk memohon turunnya hujan serta rahmat Allah SWT. Kegiatan ini diikuti oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Bantaeng, aparat, serta masyarakat.

Shalat Istisqa dipimpin oleh H. Rusdiawan selaku imam. Dalam suasana penuh kekhusyukan, seluruh jamaah bersama-sama memanjatkan doa agar Allah SWT menurunkan hujan yang membawa keberkahan, memberikan kesejukan serta mengakhiri kondisi kekeringan yang terjadi akibat kemarau panjang.

Dalam tausiah yang disampaikan, Dr. KH. Ahmad Abdul Hayyi, mengajak masyarakat untuk memaknai kemarau panjang yang terjadi saat ini sebagai momentum untuk meningkatkan rasa syukur, melakukan introspeksi diri, dan semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Ia mengingatkan firman Allah SWT dalam Al-Qur’an bahwa apabila manusia bersyukur atas nikmat yang diberikan, maka Allah SWT akan menambah nikmat tersebut. Sebaliknya, mengingkari nikmat-Nya akan mendatangkan azab yang sangat pedih.

“Cobaan yang Allah SWT berikan kepada kita hari ini, salah satunya adalah kemarau yang berkepanjangan. Oleh karena itu, sebagai hamba Allah, hendaknya kita melakukan introspeksi diri, memperbanyak istighfar, memohon ampunan, dan kembali bertaubat kepada-Nya,” ujarnya.

Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin juga mengajak seluruh masyarakat Bantaeng untuk terus memperkuat doa, menjaga kepedulian dan kebersamaan, serta tetap melakukan berbagai upaya menghadapi dampak kemarau panjang.

“Semoga Allah SWT mengabulkan doa kita, menurunkan hujan yang membawa rahmat dan keberkahan bagi Kabupaten Bantaeng, serta memberikan kemudahan bagi seluruh masyarakat dalam menghadapi kondisi ini,” harapnya.

Pemerintah Kabupaten Bantaeng berharap kondisi kemarau panjang segera berakhir dan hujan dapat kembali turun secara normal, sehingga kebutuhan air masyarakat, sektor pertanian, serta aktivitas kehidupan masyarakat dapat kembali berjalan dengan baik.

Hadir pada kegiatan tersebut, Kapolres Bantaeng; AKBP Andi Mayasari Patongai, PJ Sekretaris Daerah kabupaten Bantaeng Dr. Muhammad Tafsir, Pasi Ops Kodim 1410/Bantaeng Kapten Inf. Andi Usman mewakili Dandim 1410/Bantaeng, Para Asisten dan para Kepala OPD serta Masyarakat. (*)

Bagi:
WA FB X IG TikTok